3 Jenis Teknik SEO (Search Engine Optimization) pada Website

Sudah beberapa bulan ini saya tidak memposting artikel di blog ini. Nah, kali ini saya akan membahas 3 jenis teknik SEO (search engine optimization) pada website.

3 Jenis Teknik SEO (Search Engine Optimization) pada Website

Pengertian apa itu SEO secara sederhana adalah upaya-upaya untuk meningkatkan kualitas suatu website yang bertujuan untuk meningkatkan trafik pengunjung blog tersebut.

Seringkali blogger yang baru memulai aktivitas blogging, menemukan informasi bahwa SEO itu hanya ada satu jenis. Ya, satu jenis dan pada faktanya, teknik yang dibahas tersebut adalah White Hat SEO.

Baca juga - Pentingkah teknik SEO untuk blog?

Perlu Anda ketahui, teknik SEO itu terbagi menjadi 3 jenis yaitu White Hat SEO, Black Hat SEO, dan Gray Hat SEO.

Yang perlu diketahui, yang membedakan dari ketiga penerapan teknik ini adalah caranya, dan berbahaya atau tidak jika diterapkan di blog Anda.

#1. White Hat SEO


WHS adalah teknik SEO yang paling dasar dan wajib dipelajari oleh blogger pemula. WHS adalah teknik yang dianjurkan oleh mesin pencari seperti Google, Bing, Yahoo!, Yandex, dan semacanya.

Menurut beberapa pakar dan ahli master SEO, WHS adalah teknik SEO yang paling aman. Pada dasarnya, WHS terbagi menjadi dua bagian, yakni SEO Onpage dan SEO Offpage.

SEO Onpage adalah optimasi yang langsung dilakukan di dalam website yang Anda miliki. Beberapa penerapan teknik yang dilakukan adalah:

  • Mengoptimasi URL
  • Memilih, menentukan, dan menarget keyword di title tag dan deskripsi blog
  • Mengoptimasi meta tag dan title tag
  • Mendaftarkan blog ke mesin pencari
  • Menulis konten atau artikel yang terpecah menjadi dua bagian, yakni untuk mesin pencari dan pembaca/pengunjung
  • Blogwalking, menulis atau menjadi guest blogger yang bertujuan mencari backlink berkualitas
  • Membangun internal link
  • Menggunakan template blogger atau wordpress yang seo friendly, seo killer, fast loading, dan mobile friendly
  • Menggunakan fitur dynamic heading tag pada website yang dimiliki
  • Mengatur navigasi menu yang memudahkan pengunjung untuk berjalan-jalan di blog Anda seperti navigasi menu berdasarkan label/kategori yang dibahas;
  • dan masih banyak lagi

SEO Offpage adalah optimasi SEO yang dilakukan dan digunakan diluar website Anda.

Pada dasarnya, SEO Offpage bertujuan untuk membangun backlink. Backlink adalah membangun link dimana link tersebut mengarah ke blog Anda.

  • Berkomentar dengan komentar yang berkualitas di blog lain, istilah ini dikenal dengan blogwalking
  • Membangun link di sosial media, seperti twitter, facebook, google+, pinterest, dan youtube
  • Links yang berasal dari web 2.0 seperti blogspot, wordpress, tumblr, dan lain-lain
  • Links yang berasal dari forum online seperti kaskus, detik, kompas, dll
  • Links dari situs social bookmark seperti Lintas.me dan sejenisnya; dan masih banyak lagi

#2. BLACK HAT SEO


Black Hat SEO adalah teknik SEO yang tidak dianjurkan oleh mesin pencari mana pun, terutama Google. Teknik sangat dilarang dan otomatis pula disebut terlarang.

Pada dasarnya, BHS adalah teknik WHS, namun penerapan yang dilakukan sangat berlebihan dan tergolong "licik".

Karena penerapan teknik yang dilakukan sangat berlebihan dan beberapa teknik yang dilakukan pun tergolong licik, maka dari itu teknik ini disebut dengan Black Hat SEO.

1. Keyword Stuffing

Sebutan lain dari Keyword Stuffing adalah Keyword Spamming. Teknik ini adalah memadatkan kata kunci di beberapa bagian website, sebut saja di dalam artikel.

Biasanya, pelaku dari teknik ini adalah memperbanyak keyword yang serupa di dalam artikel tersebut, mengulang-ngulangnya tanpa henti, dan bahkan warna dari tulisan tersebut disesuaikan dengan background artikel tersebut agar tidak terlihat (Invisible Text).

2. Invisible Text

Invisible Text adalah memutihkan warna dari font pada artikel tersebut. Jika latar belakang tulisan tersebut berwarna putih dan warna font adalah hitam, maka kata-kata yang bersifat keyword stuffing tersebut adalah warna putih.

Menyembunyikan beberapa keyword di dalam artikel, dimana keyword (dalam berupa kata atau kalimat) tersebut berwarna sesuai dengan background dari tampilan blog tersebut sehingga tidak terlihat oleh pembaca

3. Doorway atau Cloaked Pages

Yang dimaksud Doorway atau Cloaked Pages adalah sebuah fitur yang disematkan di dalam template yang berfungsi memanipulasi suatu halaman website.

Saya pernah beberapa kali tertipu oleh teknik ini, seperti membuka sebuah artikel dari hasil pencarian mesin pencari, namun yang muncul adalah daftar isi dari artikel tersebut.

Informasi lebih detail dari teknik ini adalah menandai pengunjung, apakah pengunjung berasal dari search engine seperti robot google atau manusia asli.

Jika pengunjungnya adalah robot mesin pencari, maka halaman tersebut biasa saja. Namun, jika pengunjungnya adalah manusia, maka halaman tersebut akan menampilkan halaman asli yang berisi banyak kata kunci (keyword).

4. Scraper Pages (Web Scraper & Auto Generated Page)

Teknik ini mengharuskan Anda untuk menggunakan software khusus. Software ini bekerja dengan cara mengkopi (copy & paste) open source dan artikel dari berbagai sumber (bisa mencapai ribuan artikel), melakukan olah artikel, dan menerbitkannya di dalam blog tersebut.

5. KESIMPULAN TEKNIK SEO OFFPAGE

Sebenarnya teknik SEO offpage ini sangat luas, salah satunya adalah membangun backlink yang tidak wajar seperti membuat banyak blog dummy yang mengarah ke website utama.

#3. GRAY HAT SEO


Teknik GHS atau SEO tapi abu-abu adalah teknik SEO yang memadukan antara teknik seo white hat dan seo black hat.

Dengan kata lain, Anda yang menggunakan cara ini akan mengoptimalkan kekuatan dari kedua teknik SEO tersebut lalu menyeimbangkannya. Meninggalkan black hat seo namun tidak sepenuhnya, meninggalkan white hat seo namun tidak sepenuhnya.

Sebenarnya, teknik inilah yang sering saya terapkan dan menurut saya aman. Hingga pada akhirnya, blog saya dihapus oleh Google karena menerapkan cara ini. Jadi, cara ini bukanlah solusi terbaik agar mampu dan bisa memenangi SERP. Lebih baik, gunakan White Hat SEO karena itulah yang dianjurkan.

Beberapa teknik Grey Hat SEO diantaranya adalah:

  • Cloacking
  • Paid Links
  • Duplicate Content; dan
  • Masih banyak lagi

3 Jenis Teknik SEO (Search Engine Optimization) pada Website

Nah, teknik apa yang Anda gunakan? Baca juga - Definisi SEO menurut para ahli, pakar, dan master SEO internasional. Itulah 3 jenis teknk SEO (search engine optimization) pada website. Semoga berguna, wassalam (http://tipsseokiller.blogspot.co.id/)*.

1 Response to "3 Jenis Teknik SEO (Search Engine Optimization) pada Website"

  1. Mas saya mau tanya nih. Jadi ada sebuah situs beralamat : subdomain.domainnya.com nah di situs itu semua postingan saya dan kawan lain juga ada di sana entah diposting manual atau robot dan tanpa sumber juga, artikel sama persis cuma beda penutup sedikit. Itu website apa ya mas klo yg seperti itu ?

    ReplyDelete

Berkomentarlah dengan baik dan benar, komentar spam tidak akan dipublikasikan. Harap baca semua atau keseluruhan artikel. Gunakan anonymous jika tidak punya akun google untuk berkomentar. Centang OK pada NOTIFY ME agar komentar balasan masuk ke email Anda.