5 Cara Menulis Artikel yang Berkualitas untuk Mendapatkan Ranking #1 Google

5 Cara Menulis Artikel yang Berkualitas untuk Mendapatkan Ranking #1 Google
Cara menulis artikel yang berkualitas untuk mendapatkan ranking #1 di Google?

Kita awali dulu bagaimana "tingkah" dari bot-Google ketika menilai sebuah artikel web blog, situs atau website apakah konten tersebut layak di Page-One atau tidak.

Google semakin berkembang, tanpa kita sadari pun algoritmanya juga terus mengalami perkembangan dan pengembangan.

Dari berbagai sumber, SE Google terus menerus mengembangkan algoritmanya, secara tidak langsung "mengatakan" bahwa artikel SEO Friendly itu tidak ada lagi.

Algoritma ini mencatat berbagai perilaku manusia terhadap konten tersebut. Catatan tersebut akan berubah seperti data, melalui data-data yang dikumpulkan inilah maka didapatkan jawaban artikel mana-mana saja yang berkualitas dan layak untuk mendapatkan posisi ranking #1 di Google.

Beberapa data-data yang dikumpulkan adalah:

  • Seberapa banyak artikel tersebut di baca
  • Berapa kali direkomendasikan oleh orang lain
  • Durasi seberapa lama artikel di baca; dan
  • Tentu saja User Friendly atau Human Friendly

Abaikan SEO Artikel! Ya, Anda tidak salah baca. Dari poin-poin diatas memang tidak ada unsur SEO artikel. Perlu diketahui, beberapa teknik SEO artikel adalah:

  • Adanya bold, italic, dan underline
  • Subheader H2 pada kata-kata yang berisi keyword
  • Head, Body dan Long Tail Keyword
  • Adanya "keyword density" entah seberapa banyak persen
  • Panjang artikel - 500 s/d 1.000 kata

Nah, maka dari itu, kesampingkan soal-menyoal teknik SEO karena kini Google lebih fokus kepada para penggunanya!

Pertanyaan:

  1. Bagaimana agar artikel tersebut banyak dibaca?
  2. Bagaimana cara (mungkin) agar artikel direkomendasikan oleh banyak orang?
  3. Apa yang harus kita lakukan agar artikel kita lama di baca?
  4. Dan bagaimana pemahaman terhadap "Human Friendly" itu di mata Google?

Cara Menulis Artikel yang Berkualitas untuk Mendapatkan Ranking #1 Google


#1. Topik Blog Minim Persaingan

Topik blog apa yang akan kita bahas? Kesehatan? Videoblog? atau tentang blogging? Boleh-boleh saja asalkan memang disitu letak passion kita. Ya, ini soal passion pula.

Kalau memang bukan passion kita, lebih baik abaikan poin #1 pertama ini. Tapi kalau memang topik blog yang akan di bahas minim persaingan serta sesuai dengan passion kita, silahkan!

Ingat ya, ini soal passion: minat, hobi, ketertarikan, dan menjelaskan jati diri kita. Kita kaya akan ide-ide gila dan banyak informasi. Jangan memaksakan kalau memang tidak sesuai dengan passion.

#2. Judul Artikel Situs yang Menarik Pembaca

90% pengguna Google - termasuk saya, kebanyakan membaca judul terlebih dahulu. Kalau memang judulnya menarik pasti di klik. Jika tidak, ya tentu saja tidak di klik.

Pilih mana, artikel berkualitas dengan judul jelek tapi minim pengunjung, atau... artikel biasa-biasa saja dengan judul menarik akan tetapi menghasilkan trafik yang tinggi? ;)

Oh iya, tidak selamanya di halaman Page-One itu, artikel berada di posisi #1 adalah artikel yang paling banyak di klik. Kemungkinan, artikel yang berada di urutan #2 dan #3 bisa lebih banyak menghasilkan trafik bagi situs. Tergantung bagaimana kita membuat judul tersebut, apakah menarik atau tidak.

Beberapa situs berita Indonesia juga sudah menerapkannya, terlepas dari persoalan Clickbait (misalnya), wajib kita akui kalau situs-situs yang membuat artikel dengan judul yang menarik memang faktanya menghasilkan banyak trafik.

  • Mengenang Peristiwa Tsunami di Aceh
  • 10 Tahun Tsunami di Aceh: Mengenang Peristiwa Kelam Rakyat Aceh

Itu adalah 2 contoh judul artikel, dan jika saya di suruh memilih, maka saya akan memilih artikel yang kedua. Kenapa? Salah satu faktornya adalah judul yang menarik, adanya tahun seberapa lama mengenang peristiwa tersebut, dan... Pokoknya menarik lah ;)

#3. Artikel Kaya akan Informasi

Artikel berbobot (panjang - 500 atau 1.000 kata) sudah pasti panjang, tapi artikel yang panjang belum tentu berbobot. Kita harus sadar bahwa memang inilah faktanya.

Saya pernah membuat artikel, tentang SEO juga. Kita sama-sama tahu bahwa persaingan topik SEO di Indonesia itu banyak sekali. Bukan bermaksud sombong, setelah artikel 1 bulan dipublikasikan, konten saya berada di Page-One dan urutan #1.

Kalau di lihat-lihat, saya rasa artikel tersebut tidak lebih dari 1.000 kata. Pembuka artikelnya pun biasa-biasa saja, tapi di artikel tersebut saya lebih fokus pada metode "Singkat - Padat - dan Jelas". Dan terbukti, artikelnya pendek tapi diminati banyak orang.

#4. Human-Friendly terhadap Google

Google kini lebih fokus memberikan penilaian terhadap sebuah artikel berdasarkan data-data yang dikumpulkan, yakni bagaimana tingkah laku pengguna (pengunjung) tersebut. Maka dari itu disinilah peran pentingnya. Apa itu?

  1. Ejaan yang jelas
  2. Tampilan situs yang tidak bikin sakit mata
  3. Kecepatan loading web blog, situs atau website
  4. Adanya dukungan Internal Link
  5. Adanya widget "Related Post" untuk dukungan - Menurunkan Bounce Rate Blog
  6. Judul dan isi artikel yang sama-sama bagus
  7. Dukungan gambar dan video agar artikel tidak "monoton"
  8. Long tail keyword yang tepat sasaran dan benar

#5. Menerapkan Teknik Artikel SEO Onpage

Semakin tinggi nilai trafik organik yang kita dapatkan maka semakin bagus ranking artikel kita di SERPs. Tentu saja ini berpengaruh terhadap Domain Authority dan Page Authority situs kita.

Baca Juga: Keuntungan Situs Memiliki PA & DA Tinggi.

Tentunya untuk mendapatkan ranking artikel #1 di Google, kita juga wajib menerapkannya. Saya sudah banyak menjelaskan perihal tips SEO tapi berhubung tidak semua hal bisa saya tulis disini, saya persingkat saja.

  1. Mengisi meta deskripsi artikel yang jelas
  2. Mengedit URL artikel dengan keyword yang di tuju
  3. Peran penting sebuah gambar artikel bagi SEO Onpage (akan saya bahas)
  4. Menambahkan Internal Link
  5. Adanya widget "Related Post", dukungan Bounce Rate tadi

Beberapa kata-kata diatas sudah saya berikan Internal Link agar artikel ini lebih jelas kemana arahnya. Toh tidak mungkin semuanya saya bahas satu per satu.

Lagi pula, artikel ini pun sebenarnya sangat luas, hanya saja yang saya bahas disini adalah poin-poin pentingnya. Selengkapnya? Ya silahkan buka Internal Link tersebut. Ada yang kurang? Silahkan berkomentar tanpa spam.*

2 Responses to "5 Cara Menulis Artikel yang Berkualitas untuk Mendapatkan Ranking #1 Google"

  1. apakah tidak masalah memasang banyak internal link dalam satu post mas ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kurang tahu pasti juga mas, tapi yang pernah saya baca itu paling banyak 4, minimal 2 buah internal link.

      Kalau eksternal link sebaiknya tidak lebih dari 2 buah, takutnya dianggap spam.

      Kalau mas dapet informasi yang lebih pasti, boleh dikoreksi kok mas.

      Delete

Komentar spam & link aktif akan dihapus. Centang OK pada "notify me" agar komentar balasan saya masuk ke email Anda.