Pengaruh Dynamic Heading Tag Blog untuk SEO: Salah Satu Rahasia SEO-kah?

Pengaruh Dynamic Heading Tag Blog untuk SEO: Salah Satu Rahasia SEO-kah?
Bagaimana pengaruh dynamic heading tag blog untuk SEO artikel dan SEO web blog, situs atau website?

Yang selama ini saya tahu, dynamic heading tag adalah tag-tag H1, H2, H3 dan seterusnya yang secara otomatis mengatur bagaimana pergerakannya.

Misalnya, di halaman homepage sebuah blog, H1 untuk nama blog, H2 untuk tiap-tiap judul artikel blog, H3 untuk widget-widget dan H4 untuk lainnya...

...sedangkan apabila sudah memasuki sebuah artikel (single-post mode), H1 beralih secara otomatis ke judul artikel, H2 untuk widget, H3 untuk sub-heading (apabila dipasangkan/digunakan), dan H4 untuk lainnya.

Yap, teknik dynamic heading tag itulah yang saya gunakan untuk blog ini.

Perlu diketahui bahwa H1 itu menandakan itu sangat penting, H2 penting, H3 biasa saja, dan H4 silahkan diabaikan saja, sedangkan heading tag blog selanjutnya sama sekali tidak penting.

Baca Juga: Cara menemukan long tail keyword yang bernilai tinggi.

Sampai disini mungkin perlu saya gambarkan bagaimana bentuk dynamic heading tag dari blog ini.

#1. Posisi Homepage

  • <H1> SEO Killer
  • <H2> Semua judul artikel yang ada di halaman homepage blog saya ini
  • <H2> Popular Post, Recent Post, Google Plus dan widget lainnya

Pada laporan SEOquake terdapat sedikit teguran, "We suggest implementing HTML headings." Arti dan maksudnya adalah itu tidak sesuai anjuran SEO. Ya masa bodo sih hehe.

#2. Posisi Singe-Post (Dalam Artikel)

  • <H1> Judul artikel yang sedang dibaca
  • <H2> Untuk widget Recent Post, Popular Post & Google+
  • <H3> Sub-heading di dalam artikel
  • <H4> Post a comment
  • <H6> Navigasi artikel, Next dan Previous

Pada posisi ini, SEOquake tools mengatakan "Good! Your page implements HTML headings (<H1> through <H3>) and only one <H1> heading is used."

Baca Juga: Pengertian SEO Friendly.

Cara Mengecek Skor SEO di tools SEOquake

1. Buka peramban browser yang anda gunakan
2. Buka menu pengaturan > tools > cari SEOquake
3. Download dan install

Cara menggunakan SEOquake tool mudah kok. Setelah di install, buka laman yang ingin diidentifikasi.

Pada laman tersebut klik kanan, pilih SEOquake > Diagnosis.

Apabila sewaktu-waktu SEOquake tool tidak berfungsi, hilang atau tidak ditemukan dengan berbagai alasan, silahkan cek pengaturan tools, barangkali tidak aktif atau ter-uninstall ;)

Pengaruh Dynamic Heading Tag Blog untuk SEO: Salah Satu Rahasia SEO-kah?


Dalam ilmu SEO, dampak atau efek dynamic heading tag blog ini sangat vital apabila sudah masuk ke bagian artikel.

Kalau dynamic heading tag di homepage blog kita hancur-hancuran, itu tidak masalah. Namun kalau sudah dibagian single-post, kita kudu harus memperhatikannya.

Lihat kembali bagaimana pengaturan dynamic heading tag blog ini ketika sudah berada di single-post.

H1 nya berada di judul artikel, itu artinya menegaskan kepada bot-google bahwa judul artikel tersebut adalah tag yang paling penting - lebih diprioritaskan atau diutamakan untuk di indeks terlebih dahulu.

Itu salah satu kekuatan SEO yang ada di dalam blog ini.

Baca Juga: Tips penting sebelum Menulis Artikel Blog.

Nah, bagaimana dengan dynamic heading tag selain dari pada H1 misalnya H2, H3 dst nya?

H2 masih untuk widget, abaikan saja. Namun untuk H3 adalah sub-heading, dimana teknik ini tidak begitu penting lagi, SEO jadul kalau bahasa kasarnya.

Biasanya kita mengulang judul artikel di tengah-tengah artikel disertai dengan menambahkan sub-heading agar artikel tampak lebih SEO, betul kan? Tapi itu tidak berlaku lagi.

Google kini lebih fokus bagaimana bot-google dalam mengindeks artikel blog kita dan mencatat beberapa hal yang dianggap penting, diantaranya adalah:

  1. Seberapa lama artikel di baca
  2. Berapa kali artikel per artikel kita di buka satu per satu
  3. Human Friendly, Fast Loading, Mobile Friendly & Responsive
  4. Internal link atau link tautan dari satu ke lainnya (masih di dalam satu blog)
  5. Adanya video di dalam konten blog; dan lainnya.

Big thanks to Vertical Measures yang telah menjelaskan perihal ini, beliau mengatakan H2, H3, H4 dst memang penting tapi jauh lebih pentingnya lagi adalah dynamic heading tag H1.

Baca Juga: Klik Disini adalah Keliru, Kata pakar SEO.

Dibagian manakah yang tidak anda mengerti? Yuk diskusi bersama saya di kolom komentar.*

0 Response to "Pengaruh Dynamic Heading Tag Blog untuk SEO: Salah Satu Rahasia SEO-kah?"

Post a Comment

Komentar spam tidak akan ditampilkan - (moderator).