EFEK Long tail keyword untuk SEO artikel Blog

EFEK Long tail keyword untuk SEO artikel Blog
Berkembangnya algoritma SE (baca: Search Engine) atau mesin pencari, berimbas ke efek long tail keyword; terutama SE Google.

Long tail keyword (LTK) bisa dikatakan penentu kuat dan lemahnya artikel kita di SERPs.

Salah memilih dan menentukan target LTK di dalam artikel, maka posting / konten blog akan terlempar sangat jauh dikalahkan artikel berkualitas dari blog2 orang lain.

Baca Juga: Pengertian algoritma rankbrain Google.

Pengertian Long tail Keyword

Apa itu long tail keyword adalah kata kunci turunan dari satu kata kunci utama, dimana turunannya sangat luas sekali. Contohnya kita ambil sample kata kunci utamanya dari kata "kue", maka turunannya bisa saja seperti:

Cara membuat kue, tutorial adonan kue, cara buat adonan kue, dst.

Begitulah sifat long tail keyword. Selalu ada turunan yang berhubungan antara satu kalimat dengan kalimat lainnya. Itu pun berawal dari satu kata saja.

LTK juga punya keyword perbandingan yakni short tail keyword. Short tail keyword (STK) merupakan keyword target yang hanya terdiri dari satu kata saja. Dimana kasusnya di dalam sebuah artikel, keyword turunan (LTK) tidak berlaku di dalam artikel tersebut. Kalau pun ada, itu tidak difokuskan sama sekali.

EFEK Long tail keyword untuk SEO artikel Blog


Ada beberapa metode SEO jadul yang saya ketahui selama ini, seperti kata kunci di awal, pertengahan dan akhir artikel dan mengulang judul di tengah dengan tambahan tag H2 (sub-heading).

Metode atau teknik seperti diatas tidak berlaku lagi, itu setahu saya.

Nah disinilah peran penting dari LTK. Contohnya, apabila seorang pengunjung mengetik kata kunci "kue", maka ada 2 kemungkinan yang tampil di SERPs yakni "tutorial cara membuat kue" atau "menjual kue murah dan enak".

Dari situ kita mendapatkan informasi bahwa memang ada tutorial membuatnya serta yang satunya lagi ada yang menjual kue.

Apabila topik blog kita tentang kue, dan penargetan kata kuncinya adalah tutorial membuat kue, maka satu2nya cara untuk memenangi artikel kita di SERPs adalah dengan memperbanyak konten yang fokus di long tail keyword.

Intinya cuma satu, buat dan tempatkan kata kunci panjang yang masuk akal, diterima logika, realistis dan sesuai perkiraan apa yang dicari oleh pengunjung berdasarkan topik blog kita. Yang awalnya niat membuat artikel membuat rumah, tapi diberikan judul artikel "membuat rumah", semestinya tambahkan kata "cara" sehingga menjadi "cara membuat rumah".

Algoritma mesin pencari, termasuk SE Google juga paham bagaimana cara kerja, pikiran, logika, kemauan dan apa yang dimaksud oleh calon pengunjung blog tadi sebab algoritma terus diperbaharui dari waktu ke waktu.

Baca Juga: Cara Membuat dan Menemukan Long Tail Keyword Berkualitas.

Perbandingan STK dan LTK


STK dan LTK sama baiknya tapi punya kekurangan masing2. STK sebenarnya lebih bagus dibandingkan LTK karena STK itu bersifat jangka panjang, dan mungkin saja permanen.

Penggunaan STK memang memiliki kompetitor yang sangat tinggi. Namun sekalinya memenangkan suatu kata kunci di SERPs, situs kita akan menjadi bahan rujukan mesin pencari dalam jangka waktu yang sangat panjang.

Baca Juga: Perbandingan SEO: Short dan Long Tail Keyword.

Contohnya? Situs MOZ yang mengulas artikel "What it's SEO?" - Juara 1 short tail keyword untuk kategori SEO.*

Ditulis oleh:

Blogger pemula (/Newbie-Class) - senang menulis apa pun yang saya anggap menarik. Just another your blogging inspirations :)

Labels: Tips SEO

Thanks for reading EFEK Long tail keyword untuk SEO artikel Blog. Jika dirasa berguna, silahkan share ke sosial media.

0 Comment for "EFEK Long tail keyword untuk SEO artikel Blog"

Nama komentator dan isi komentar yang mengandung SARA, Iklan/Promo dan menyertakan Link tidak akan dipublikasikan.

Back To Top