4+1 Cara Meningkatkan Penghasilan AdSense bagi Pemula

Share:

FB Google+ Twitter

4+1 Cara Meningkatkan Penghasilan AdSense bagi Pemula
Publisher AdSense pemula yang baru saja memiliki atau diterima Google AdSense pasti bingung bagaimana cara meningkatkan penghasilan AdSense.

Juga masih bingung bagaimana cara melakukan perhitungan pendapatan / penghasilan AdSense. Tul, gak sih?

Lebih dari itu juga masih awam banget soal Pageview, CPC, CTR, CPM dan eCPM. Istilah itu untuk blogger blogspot, belum lagi untuk Youtube. Modyar komandan! Ha..ha..ha..

Namun kali ini saya ingin membahas cara meningkatkan pendapatan Google AdSense bagi pemula.

Nah, berawal dari pengalaman ngeblog saya dalam dunia blogging dan berkaitan langsung dengan Google AdSense, berikut tips dan trik bagaimana cara meningkatkan penghasilan AdSense bagi pemula serta mengoptimalkan pendapatan AdSense blog. Disimak baik2 gan...

4+1 Cara Meningkatkan Penghasilan AdSense bagi Pemula


#1. Mengoptimalkan SEO ON Page

Jawabannya adalah memenangkan hasil pencarian penelusuran yakni SERPs. Dengan memenangkan SERPs otomatis trafik organik blog agan ramai dikunjungi.

Saya pernah ngobrol dengan ahlinya SEO dan Google AdSense menyatakan bahwa trafik organik itu memberikan penghasilan AdSense yang berbeda dengan pembaca yang berasal dari sosial media (SEO OFF Page).

Penilaian tersebut melingkupi CTR, CPM, BPK, CPC dan lainnya.

Intinya begini. Blog yang memiliki trafik organik dengan trafik blog yang tinggi untuk tiap harinya, kemungkinan terbesar akan mendapatkan penghasilan adsense yang tinggi pula. Hasilnya berbeda dengan pengunjung yang berasal dari sosial media.

Baca Juga: Apa Itu Otorisasi Situs? Apa Fungsi dan Bagaimana Cara Melakukannya?

#2. Membuat Judul Konten yang Unik

Judul posting atau artikel yang unik seringkali lebih diutamakan untuk di klik (dibuka) ketimbang posting dengan judul formalitas.

Contoh:

"Waw! Anak ini Melawan Orang Tuanya, Dia terkena Azab!"

Dan;

"Dosa yang Akan Didapatkan Anak Jika Melawan Orang Tua"

Itu salah satu contoh konten judul yang rawan untuk di klik. Istilah lainnya, Clickbait. Anak2 perkualiahan Jurnalistik atau praktisi Humas pasti ngerti kok.

Cara ini bisa kita terapkan di sosial media Facebook, Path, Twitter dan lainnya. Bahasa lainnya adalah teknik / metode SEO OFF Page.

Intinya dengan judul yang menarik dan memikat seperti diatas serta jika rajin membagikan konten tersebut ke berbagai sosial media, pasti akan ramai dikunjungi oleh banyak pembaca.

Memang... Penghasilan yang didapatkan tidak setinggi dan seoptimal dari poin pertama diatas, tapi... setidaknya itu lebih baik dari pada tidak melakukan apa2.

Baca Juga: Perbedaan Akun Google AdSense Hosted dan Non-Hosted

#3. Menghilangkan Tombol Back to Top di Blog

Template blogger User Friendly seringkali memasangkan tombol back to top yakni tombol yang bila di klik akan langsung mengarah ke atas.

Namanya juta template blog User Friendly, otomatis memanjakan dan memudahkan pembaca ketika berkunjung ke situs.

Mungkin artikel ini berguna, Fakta Adsense: Tombol Adsense Menurunkan Penghasilan Adsense

#4. Penempatan Iklan Google AdSense

Unit iklan AdSense itu bervariasi seperti Responsive, Matched Content, In Feeds, 300 x 250, 336 x 280, 300 x 600, 720 x 90 dan panjang kali lebar kali tinggi atau apalah itu ya :|

Untuk memahami dan mengoptimalkan unit iklan, silahkan berkunjung ke laman dibawah ini:

https://support.google.com/adsense/answer/6002621?hl=id

Pada laman tersebut dijelaskan secara sempurna bagaimana mengoptimalkan penglihatan pembaca ketika menjelajahi blog kita dan meningkatkan potensi klik.

Baca Juga: Fakta Google AdSense paling Mengejutkan!

Pun iklan yang ditempatkan di awal dan di akhir itu berpotensi tinggi untuk di klik oleh pembaca blog, baik secara tidak sengaja maupun di klik secara sengaja sesuai dengan apa yang dilakukan oleh para pengunjung blog.

#5. Template Blog SEO dan User Friendly

Template SEO artinya mengoptimalkan SEO sedangkan User Friendly memanjakan pembaca agar pembaca merasa nyaman di blog kita.

Kalau pembahasan SEO mungkin sudah basi ya tapi kalau yang template blogger User Friendly ini perlu diluruskan menurut saya.

  1. Mobile-Friendly dan Responsive
  2. Fast Loading
  3. Enak dibaca, tidak bikin sakit mata
  4. Recent Posts
  5. Internal Link
  6. Outbound Link (sumber referensi, kalau perlu)
  7. Social share button; dan
  8. Kotak berlangganan artikel (Box Subscribe)

Intinya harus membuat pengunjung betah untuk berlama-lama di blog. Semakin betah untuk berdiam diri di situs kita, memilah2 banyak artikel (Pageview) maka perhitungan AdSense pun bisa berkali-kali lipat.

Baca Juga: Fakta Aneh antara Google AdSense dengan Kaskus

Hal ini juga tidak terlepas dari yang namanya bounce rate dari suatu blog. Bounce rate blog adalah sebuah perhitungan google analytics terhadap blog kita. Semakin kecil persentase bounce rate blog kita itu mengartikan bahwa web blog, situs atau website kita bagus di SE Google dan mesin pencari lainnya.

Inti lainnya adalah perhitungan Google AdSense itu berdasarkan banyak faktor dan analisa seperti Pageview, CPM, CPC dan CTR. Gaspooolllllll.*

Blogger pemula (/Newbie-Class) - Menulis semaunya & semampunya karena ingin berarti bagi banyak orang. Gaspol!

Labels: Google AdSense

Thanks for reading 4+1 Cara Meningkatkan Penghasilan AdSense bagi Pemula. Jika dirasa berguna, silahkan share ke sosial media.

Share:

FB Google+ Twitter

4 Responses to "4+1 Cara Meningkatkan Penghasilan AdSense bagi Pemula"

  1. Keren banget pendapatannya, dengan CTR sangat rendah. :o
    terimakasih suhuku :)

    ReplyDelete
  2. Penjelasannya komplit banget, saya memang masih sangat pemula apalagi masalah adsense ini. Sekali lagi makasi untuk ilmu yg udah di share.
    Jangan bosan" bagi ilmu suhu

    ReplyDelete
  3. Googling dan saya nemu blog ini, karena saya merasa kenal sama pemilik nya, walaupun gak ada di urutan pertama, saya lebih dulu ngunjungi blog ini. Hmmm apa mungkin ya kekuatan search engine itu bukan soal artikel page one di urutan 1, tapi soal seberapa sering kita mengenal kan blog kita ke orang lain (SEO offpage).

    Kembali ke topik, saya menggunakan semua jenis iklan yang responsive, apakah akan memiliki perbedaan penghasilan atau sama saja dengan yang tidak responsive?.. Tengkiyu. :)

    ReplyDelete

If you find any errors in this article, please comment.