6 Cara Jitu Mengecilkan Persentase Bounce Rate pada Blog

PENGERTIAN bounce rate blog jika diartikan secara sederhana adalah rasio pentalan, dengan kata lain bounce rate blog inilah yang akan dijadikan sebagai salah satu faktor ranking website kita di search engine Google.

6 Cara Jitu Mengecilkan Persentase Bounce Rate pada Blog

Penilaian yang dilakukan berdasarkan perhitungan antara jumlah visitor dan jumlah pageviews dalam satu waktu atau dalam sekali kunjungan.

Sebagai contoh:

  • Jumlah visitor sebanyak 500
  • Pageview sebanyak 3.000
  • Maka, 500 x 100% : 3000 = 16.66667% (atau bisa juga 16.6%)

Pembahasan ini sebenarnya sudah saya bahas sebelumnya, silahkan dibaca: Pengertian Unique Visitor, Pageviews, Avg Time & Bounce Rate.

6 Cara Jitu Mengecilkan Persentase Bounce Rate pada Blog


Pada dasarnya, mesin pencari Google akan menilai rasio pentalan ini, bahkan Google juga menjadikan bounce rate blog sebagai indikator atau faktor ranking situs di mesin pencari nantinya.

Intinya, semakin kecil nilai persentase bounce rate blog ini, maka dipastikan blog yang kita miliki memang memiliki artikel-artikel yang amat bagus dan berkualitas tinggi (high quality content).

Ada beberapa hal dan upaya yang bisa kita lakukan untuk mengecilkan nilai persentase dari bounce rate blog ini. Sila disimak baik-baik ya men-temen wkwk.

#1. HIGH QUALITY CONTENT

MUTLAK bahwa sebuah blog harus memiliki konten yang berkualitas dan kaya akan informasi. Pembahasan bagaimana cara membuat konten berkualitas sudah dibahas dibeberapa bagian artikel, berikut linknya:


#2. INTERNAL LINK

Internal link adalah cara paling mudah dan jitu untuk mengecilkan nilai persentase bounce rate blog. Kita bisa melihat halaman Wikipedia: Ensiklopedia Bebas. Dalam satu artikel, ada begitu banyak internal link yang terpasang.

6 Cara Jitu Mengecilkan Persentase Bounce Rate pada Blog

Semua link yang dipasangkan sudah pasti saling berkaitan (link relevan), bukan link sembarangan. Hal inilah yang menjadi para pengunjung blog akan memilah-milah atau membaca artikel blog lainnya di blog kita.

#3. NAVIGASI MENU

Navigasi menu pun turut menjadi faktor dan penyebab tinggi atau rendahnya nilai bounce rate blog. Pastikan bahwa Anda membuat navigasi menu yang jelas dan baik.

Kita juga bisa melihat navigasi di blog ini, semuanya terpasang berdasarkan label atau kategori artikel. Bahkan, saya memasangkan sub-label seperti teknologi diatas.

Tujuannya agar tampak lebih User Friendly.

#4. MEMPERBANYAK WIDGET FEED

Widget feed adalah widget yang memuat daftar artikel, seperti related posts (artikel terkait berdasarkan label atau kategori), popular posts (artikel terpopuler), recent posts (artikel terbaru) dan beberapa widget yang sama persis sama.

Kita bisa melihat bahwa blog ini memiliki banyak widget di bagian sidebar. Tujuannya sederhana, untuk memperkecil persen bounce rate blog.

Memang dampak dan efeknya akan mempengaruhi kecepatan loading blog. Namun, untuk mengecilkan bounce rate blog, abaikan kecepatan loading blog. Selama konten yang kita tulis merupakan artikel yang berkualitas, maka dipastikan persen bounce rate blog pun menurun

Yuk Baca:


#5.JUDUL ARTIKEL YANG MENJEBAK (CLICKBAIT)

Istilah clickbait sendiri merupakan istilah yang digunakan oleh para jurnalistik yang menggunakan media sosial untuk berbagi berita dan informasi secara online dengan judul berita yang menjebak.

Seperti yang tertulis di laman Romeltea: Jangan Klik Clickbait - Judul berita yang Menjebak, menjelaskan bahwa clickbait merupakan cara paling ampuh memanipulasi dan menipu para pembaca. Isi beritanya biasa saja, hanya saja judul artikelnya yang WAH.

"Astaghfirullah, anak ini memakan buaya! Silahkan Bagikan Artikel ini Segera!", nah itu adalah salah satu contoh judul yang sering saya temukan di media sosial FACEBOOK.

Nah, hubungan antara CLICKBAIT ini dengan cara jitu mengecilkan persentase bounce rate pada blog apa sih mas?

Namanya juga manusia, selalu tergiur dengan berita-berita yang heboh. Semakin unik judul konten yang kita buat, semakin tinggi nilai pageview blog kita. Maka, pengaruhnya akan berimbas ke Bounce Rate blog.

Sebenarnya cara ini merupakan cara yang kotor dan tidak diperkenankan oleh para blogger profesional. Namun, kalau artikelnya benar-benar berkualitas? Menurut saya pribadi, itu gak jadi masalah, kok.

#6. DOWNLOAD GRATIS

Siapa sih yang tidak suka dengan yang namanya gratisan? Misalnya, download template blogger gratis dan terbaru 2016. Yaaahhh, saya juga suka kok sama yang gratisan hihihi.

Itu hanya gambaran saja, loh. Sebuah blog yang memberikan secara gratis tanpa harus membayar sedikit pun, seperti template blog, ebook atau apa saja, akan selalu dinomor-satukan oleh para pengunjung.

Semakin banyak produk-produk yang kita buat dan kita bagikan secara gratis, maka bounce rate blog pun akan menurun secara drastis. Good luck & happy blogging!

0 Response to "6 Cara Jitu Mengecilkan Persentase Bounce Rate pada Blog"

Post a Comment

Berkomentarlah dengan baik dan benar, komentar spam tidak akan dipublikasikan. Harap baca semua atau keseluruhan artikel. Gunakan anonymous jika tidak punya akun google untuk berkomentar. Centang OK pada NOTIFY ME agar komentar balasan masuk ke email Anda.