8+ Contoh Blog yang Disukai Google

Share:

FB Google+ Twitter

8+ Contoh Blog yang Disukai Google
Google bisa dikatakan sebagai mesin pencari terbesar dan terbanyak digunakan saat ini.

Hal ini berdasarkan data dan fakta bahwa Google menjadi rujukan banyak orang. Kalau ada yang bertanya, pasti teman2 lain menjawab, "Searching aja di Google!"

Nah web blog, situs atau website yang disukai Google sudah pasti menempati Page-One. Penilaian dan perhitungannya dilakukan dari berbagai faktor. Faktor seperti apa?

Setidaknya ada lebih dari delapan faktor yang mempengaruhi ranking web di SERPs.

Oh ya! Semakin disukainya blog kita oleh Google maka itu meningkatkan trafik organik. Organic Traffic itu apa sih?

8+ Contoh Blog yang Disukai Google


#1. Mengikuti Perkembangan Algoritma Google Search Engine

Para blogger yang sudah memenangkan hasil pencarian SERP dan berhasil menempati Page-One, sudah pasti mempelajari dan mengikuti yang namanya perkembangan atau pembaharuan dari algoritma Google.

Algoritma google ini pada dasarnya bekerja dengan bantuan Spider atau Web Crawler yang berfungsi mengidentifikasi, mengawasi atau mengindeks sebuah halaman web.

Jika halaman itu dianggap berkualitas dan sesuai dengan algoritma update (terbaru), pasti memenangkan hasil pencarian dengan berbagai keyword yang di ketik oleh pembaca.

#2. Blogger Template Update

Template blogger update yang dimaksudkan disini adalah tema blog yang sudah mengikuti perkembangan algoritma google itu sendiri.

Salah satu contohnya adalah ketika Google memberlakukan algoritma Mobilegeddon dimana web atau blog wajib memasangkan Mobile-Friendly dan Responsive.

Lebih dari itu, sebuah blog juga harus menempatkan beberapa widget penting seperti Related Post, Popular Post, Recent Post, artikel terbaru berdasarkan label/kategori, dan widget navigasi menu, baik yang statis maupun non-statis.

#3. Blog Tua = Kesayangan Google

Semakin tua umur sebuah blog, semakin disayang oleh Google. Fakta menarik ini sudah banyak disinggung oleh para ahli SEO, baik dalam negeri maupun luar negeri.

Umur blog yang dimaksudkan disini adalah sebuah domain, misalnya tipsseokiller.blogspot.co.id. Domain ini, apabila sudah mencapai waktu selama bertahun-tahun, bisa dipastikan akan di-anak-emas-kan oleh google.

#4. Content is Still King

Content still is king! Konten masih menjadi faktor penting yang dijadikan google sebagai alasan mengapa menyayangi blog kita.

Jika sudah dicintai oleh google, mudah saja ditempatkan di halaman pertama (Page-One) mesin pencari tersebut.

#5. Top Level Domain

Domain khusus atau top level domain adalah domain yang tidak menggunakan kata blogspot atau wordpress lagi dibagian akhir sebuah link situs, misalnya saja domain.com (dotcom), domain.net (dotnet) dll.

By the way... saya menganggapnya ini mitos karena saya sendiri masih tidak percaya, karena beberapa kali saya menemukan blog gratisan berhasil mengalahkan blog custom domain.

#6. Blog Menarik yang Memiliki Banyak Posting

Sebuah blog yang memiliki posting banyak akan mempengaruhi nilai Bounce Rate (Pentalan Situs) blog itu sendiri.

Semakin kecil nilai Bounce Rate blog, tentu saja blog itu memiliki kualitas yang mumpuni.

Sebagai contoh saja Domain authority dan page authority dijadikan Google sebagai "gambaran" terhadap sebuah blog apakah sudah sepantasnya disukai oleh Google atau masih dicuekin.

Selengkapnya, Pengertian PA dan DA Blog.

#7. Niche Blog

Niche blog atau blog yang membahas satu topik saja masih dijadikan yang paling utama oleh google.

Jika membahas teknologi, tentunya semua artikel blog sudah harus bertema teknologi.

#8. Durasi Waktu - Bounce Rate

Melalui tools Google Analytics, kita bisa mengecek berapa lama waktu yang dihabiskan oleh para pengunjung dan pembaca blog ketika mengunjungi situs kita.

Semakin lama ia "bermain-main" dan memilah-milah artikel yang kita buat, secara satu per satu, tentu saja itu memberikan nilai bagus dan nantinya Google akan menyukai blog kita.

Ini ada hubungannya dengan Bounce Rate.

#9. Peran Penting Internal Link - Bounce Rate Lagi


Internal Link merupakan Hyperlink yang dipasangkan dibeberapa kata tertentu, tentunya link posting yang diberikan relevan atau berkaitan erat dengan yang sedang apa dibahas.

Internal Link pun merupakan bagian dari Bounce Rate.

#10. Bukan Blog Spam

Blog spam berkaitan erat dengan aktivitas SEO black hat, menyebar link spam ke blog orang lain, meningkatkan backlink tapi tidak berkualitas, dll.

Blog bersih - blog yang terbebas dari segala aktivitas spam tentunya akan lebih bersahabat dengan Google.

Bukan tidak mungkin efeknya akan memenangkan artikel blog kita di SERP dengan keyword yang berbeda-beda.

#11. Update, Update & Update

Saya mengulang kata "update" sebanyak 3 kali karena sebuah blog yang memiliki tingkat publikasi artikel tertinggi akan lebih mudah memenangkan pageone. Ini hanya salah satu dari sekian ratus faktor yang mempengaruhi ranking blog kita di SERP google.

Sebenarnya akan sangat banyak hal-hal yang perlu kita lakukan agar disukai Google.

Menurut saya pribadi, ke 11 poin diatas merupakan beberapa diantaranya yang penting yang bisa kita coba.

Lagi pula untuk menerapkannya sendiri sangat mudah kok. Singkatnya ialah membaca dan belajar, serta jangan pantang menyerah. Kalau bukan sekarang, kapan lagi?

Blogger pemula (/Newbie-Class) - Menulis semaunya & semampunya karena ingin berarti bagi banyak orang. Gaspol!

Labels: Tips Blogging, Tips SEO

Thanks for reading 8+ Contoh Blog yang Disukai Google. Jika dirasa berguna, silahkan share ke sosial media.

Share:

FB Google+ Twitter

4 Responses to "8+ Contoh Blog yang Disukai Google"

  1. Terima kasih gan sangat memberi pencerahan dan jadi lebih ada pedoman dalam membuat blog yang bisa di cintai google.

    ReplyDelete
  2. numpang tanya om, antara wordpress dan blog apakah blogspot lebih di anak emaskan oleh google atau sama saja om?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya gan, lebih dianak-emaskan. Wordpress butuh bertahun-tahun untuk pageone, minimal 4 atau 5 tahun. Studi kasus saya nih gan.

      Delete

If you find any errors in this article, please comment.