4+ Topik Blog yang Dilarang untuk Digunakan oleh Blogger Pemula

Share:

FB Google+ Twitter

6 Topik Blog yang Dilarang untuk Digunakan oleh Blogger Pemula
Topik blog seperti kesehatan adalah salah satu niche blog yang paling banyak diminati, dicari dan ramai dikunjungi.

Lebih dari itu, gosipnya, penghasilan atau bayaran Google AdSense untuk topik kesehatan memiliki bayaran tertinggi.

Sebenarnya ada masalah yang harus kita kaji lagi soal topik ini.

Bagaimana mungkin seorang blogger pemula yang gak tahu apa2 tentang kesehatan tapi berani-beraninya membuat blog bertemakan kesehatan? Kalau orang tsb meninggal hanya gara2 tulisan Anda, bagaimana?

Misalkan Anda menulis tentang obat-obatan tertentu mengatasi penyakit diare, ternyata resep obat yang Anda tulis tersebut merupakan obat sakit kepala.

Dari situ sangat jelas bahwa Anda menulis ulang atau meng-copy tulisan orang lain secara asal2an tanpa memikir panjang.

Lain lagi ceritanya kalo memang Anda jago dibidang kesehatan, punya dasar atau Basic, atau memang S1 di dunia kesehatan seperti Farmakologi, Kedokteran Gigi dan sejenisnya.

Belum lagi topik tentang Agama Islam.

Sejujurnya saya sangat geram dan marah ketika seorang blogger yang gak tahu apa2 tentang Islam atau ilmunya belum cukup tapi berani menulis tentang Hadits, FIQH dan ilmu Islam lainnya.

Saya cek di halaman "Tentang Kami" tidak ada keterangan sama sekali. Situsnya pun kebanyakan iklan. Judul postingnya Clickbait. Apa-apan ini...

Ngebahas topik kesehatan tapi gak punya dasar dibidang kesehatan memang parah, lebih parahnya lagi berani menulis posting tentang Islam padahal ilmunya belum cukup - belum lagi kalo yang nulis itu Non-Muslim.

4+ Topik Blog yang Dilarang untuk Digunakan oleh Blogger Pemula

Lebih dari itu ada lagi topik2 yang semestinya tidak boleh digunakan oleh blogger pemula atau orang awam di bidang bloggingnya.

  1. Kesehatan: Gaya Hidup, Kecantikan, Penyakit, Perawatan Gigi, Optikal, Penyakit, Pengobatan Alternatif, Fitness, Obat-Obatan, Kehamilan dll
  2. Entertainment: Gosip, Ghibah, Selebritis dll
  3. Relationship: Hubungan, Gaya Pacaran
  4. Politik Indonesia maupun Luar Negeri

Untuk kesehatan sudah saya katakan diatas alasannya mengapa.

Untuk topik Entertainment saya rasa itu tidak perlu karena gak jauh dari yang namanya ghibah. Ghibah itu dosa dalam Islam.

Relationship atau Hubungan Percintaan pun saya rasa gak perlu dibahas. Kebanyakan posting tentang percintaan itu berisi tulisan2 sesat atau doktrin pembodohan.

Satu-satunya situs yang saya percaya untuk membahas persoalan percintaan adalah Kelas Cinta. Silahkan baca dan renungkan isi tulisannya. Top! Lebih dari itu, semua situsnya abal-abal alias pembodohan.

Politik? Hmm banyak buzzer-nya nih di internet.

Terlalu banyak fitnah. Media kotor. Kubu A fitnah kubu B, kubu B gak mau kalah sehingga memfitnah kubu A.

Kita sebagai penikmat politik tentu bingung antara berpihak kepada siapa. Kalau salah menyerap informasi, bisa saja kita berada di pihak yang salah dan tidak layak untuk di dukung.

Kita aja yang penikmat politik seringkali bertanya2 kok bisa, kok bisa, kok bisa.

Lah Anda tidak punya kekuatan ilmu politik berani2nya menyebar informasi yang belum tentu benar. Atau jangan2 Anda salah satu dari kubu tersebut? Hayo lu bego.

Meski pun beberapa topik blog diatas bisa dikatakan niche blog paling banyak diminati, paling laris, ramai pengunjung, dan segala embel-embel paling cocok untuk adsense...

....perlu diketahui apabila sebuah topik blog sudah diterapkan pada sebuah situs atau website, Anda harus mempertanggungjawabkan apa yang Anda tulis.

Menurut saya pribadi, topik2 diatas hanya pantas digunakan oleh blogger yang memang punya kemampuan dan keahlian di bidang tersebut.

Terkecuali Politik dan Entertainment dimana topik blog ini terlalu banyak unsur berita dan informasi fitnah, mengada-ngada, seringkali memanaskan situasi dan kondisi, gosip atau membicarakan orang lain, mengurusi hidup orang padahal dirinya sendiri belum terurusi dan sebagainya.

Saya rasa, topik blog ini harus dipilih secara matang-matang. Sebisa mungkin, hindarilah niche blog diatas. Apalagi artikel yang ditulis harus mengandung unsur tingkat kredibilitas artikel yang cukup tinggi dan berkualitas.

Nah itulah tema blog terlarang yang digunakan oleh blogger pemula. Bagaimana tanggapan Anda? Ditungguin di kolom komentar gaes.*

Blogger pemula (/Newbie-Class) - Menulis semaunya & semampunya karena ingin berarti bagi banyak orang. Gaspol!

Labels: Blogger, Tips Blogging

Thanks for reading 4+ Topik Blog yang Dilarang untuk Digunakan oleh Blogger Pemula. Jika dirasa berguna, silahkan share ke sosial media.

Share:

FB Google+ Twitter

7 Responses to "4+ Topik Blog yang Dilarang untuk Digunakan oleh Blogger Pemula"

  1. Aduh blog saya niche kesehatan ni mas, apa yang sebaiknya dilakukan? Buat blog baru atau gimana? Kesehatan yang saya buat konten tentang cara herbal bukan cara medis yang menyertakan obat yang mungkin membahayakan. Bahan -bahan herbal sebagai solusi mengatasi masalah kesehatan, apa termasuk blog terlarang dan tidak bisa untuk daftar ke adsense, mohon bimbingannya, terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenarnya artikel ini opini saya mas, bukan ketentuan dan kebijakan google.

      Jadi, sah-sah saja kok. Asalkan kepercayaan artikel tersebut memang bisa dipercayai dengan cara mas menambahkan sumber dari informasi konten tersebut :)

      Delete
  2. kalo blog saya sih blog gado gado mas,, ada beberapa niche yang dibahas, tapi di luar yang di larang itu sih..

    kalau yang disarankan apa ya mas kira kira yang cocok ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Berhubung mas tanya tentang niche yang kira-kira cocok, saya udah bikin artikelnya disini: http://tipsseokiller.blogspot.co.id/2016/05/pengertian-niche-blog-passion.html

      Semoga berguna, mas :)

      Delete
  3. niche lowongan kerja juga lumayan baguuss

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lumayan gan, tapi peran pentingnya berada di sosial media. Kalo menembus pageone (atau organik) sepertinya sulit.

      Itu pun harus menambahkan outbound link dari website yang menyediakan lowongan kerja.

      Delete

If you find any errors in this article, please comment.