7+ Kesalahan Blogger Pemula: Hapus Credit LINK Template

7+ Kesalahan Blogger Pemula: Hapus Credit LINK Template
Apa saja kesalahan yang sering dilakukan blogger pemula? Salah satunya adalah menghapus credit link template blog!

Menghapus credit link sama saja mencuri atau mengambil template berhak cipta milik orang lain tanpa persetujuan langsung dari pemilik template.

Masalahnya pun bisa diangkat2 ke forum blogger Indonesia dan tidak segan2 dilaporkan ke Google apabila blogger tersebut ketahuan mencuri hak cipta orang lain.

7+ Kesalahan Blogger Pemula: Hapus Credit LINK Template


#1. Copy-Paste tanpa Mencantumkan Sumber LINK

Yang paling sering terjadi menurut saya mungkin Copy-Paste atau menyalin tulisan orang lain tanpa menyebutkan sumber. Sah2 saja sebenarnya kalau mau Copy-Paste tapi dengan syarat harus mencantumkan (menyertakan) sumber berupa link URL dari informasi yang didapatkan atau catatan kaki.

Beberapa web blog, situs atau website lainnya juga telah menyatakan demikian.

Namun beberapa situs juga menegaskan bahwa konten mereka tidak boleh di Copy-Paste sedikit pun; apapun alasannya. Pokoknya tidak boleh! Titik. Beda situs beda juga "hukum"nya.

#2. Menghapus Credit LINK Template Blog

Credit Link adalah sebuah tulisan dan link yang berada di Footer yang mengarahkan kita ke desainer (pembuat) template tersebut.

Banyak yang menghapus Credit Link, bahkan blogger yang sudah dianggap "master" pun masih tetap berani menghapus Credit Link.

Masalah yang lebih beratnya lagi adalah sudah download gratis, edit sana-sini, lalu mengatakan ke publik bahwa itu adalah karyanya. Ada juga versi berbayar yang diperjualbelikan, padahal itu adalah karya milik orang lain. Ya begitulah.

#3. Sering Fokus ke Tampilan Template

Akui saja bahwa banyak diantara kalian (baca: blogger pemula, baru saja ngeblog) pasti terlalu memikirkan dan fokus pada tampilan. Alhasil seringkali mengedit template dibagian sana dan sini. Kalau mau yang siap pakai, mending beli saja yang template premium.

Sebenarnya itu nggak perlu dilakukan. Cukup download template yang gratis, ubah sedikit saja agar lebih rapi, tada! Blog siap dipakai. Silahkan menulis sesuka hati dan sesuai dengan passion. InsyaAllah blognya berkah kok :)

#4. Mengubah Template (Tag Meta SEO)

Saya pernah menulis tentang mengubah template itu berbahaya, sebab blogger pemula masih terlalu awam untuk mengenal HTML dari template tersebut, terutama soal di bagian tag meta SEO dari template tersebut.

Tag meta SEO yang sering diubah2 tidak bagus bagi ranking SERPs.

Setiap pergantian tag meta, itu sama saja kita mengulang2 lagi pengenalan jati diri web blog kita terhadap SE Google, BING, Yahoo, MSN, Yandex dan lainnya. Itu sama saja sudah masuk pesantren, keluar-masuk lagi, keluar-masuk lagi. Otomatis pihak pesantren tentu nggak senang, nah sama halnya dengan search engine, tentu tidak senang juga. Alhasil blog kita terlempar menjauh dari SERPs.

Baca Juga: EFEK Mengganti Template Blog.

#5. Salah Menentukan Topik Blog

Sebenarnya ini yang paling sering dilakukan. Nggak punya skill di dunia kedokteran tapi berani2nya membuat web blog tentang kesehatan.

Nah kalo misalkan artikel tersebut dibaca banyak orang dan terdapat kesalahan di dalam artikel tersebut, bisa2 banyak orang mati mendadak. Mau bertanggung jawab? Tentu tidak.

Mangka dari itu, tentukan topik sesuai dengan passion pribadi. Passion adalah tentang kita, minat dan hobi kita. Hobi olahraga? Bikin blog tentang olahraga! Suka tema majalah? Bikin saja situs bertemakan gaya majalah online.

Baca Juga: Topik Blog yang Paling Tabu untuk Digunakan.

#6. Spamming Comment (Berharap Backlink)

Spam Comment mungkin dulu bagus tapi sekarang tidak. Dulu dan sekarang itu berbeda. Jaman sekarang apabila sebuah web blog ketahuan melakukan spammer pasti akan terdeteksi oleh Google dan blog tersebut biasanya akan dihapus, paling tidak masuk ke Google Sandbox.

Sebagian besar blog juga telah menggunakan teknik moderasi komentar agar komentar yang masuk ke blog mereka bukan hanya serta-merta link tapi juga masuknya komentar2 berkualitas dari pembaca lainnya.

#7. Memasang Widget yang Nggak Penting

Ada widget yang penting, ada juga yang tidak penting. Persoalan penting atau tidaknya itu relatif, sesuai kebutuhan masing.

Namun widget yang tidak disarankan untuk dipasangkan seperti yang pernah saya tulis sebelumnya disini, widget blog yang tidak penting sehingga harus dihapus dengan segera.

Baca Juga: Widget Blog yang tidak Penting untuk Dipasang di Blog.

#8. Nggak Mau Belajar mengenai SEO

SEO itu penting untuk ilmu2 dasar tentang ngeblog / blogging. Jangan menganggap remeh soal SEO sebab SEO-lah yang menentukan trafik organik. Semakin tinggi trafik organik maka semakin bagus ranking artikel kita di SERPs.

Silahkan masuk ke forum2 blogger Indonesia dan tanyakan apa permasalahan yang belum diketahui. Meski pun masalah kecil bagi blogger yang sudah master, yahhh... namanya juga pemula, pasti dibantu kok sama yang lebih senior meski pun pertanyaan2 dasar itu seringkali ditanyakan.

#9. Nggak Sabar

Saya bukan praktisi, ahli atau master SEO tapi untuk mendapatkan jawaban atas hasil observasi pribadi yang saya lakukan terhadap materi2 SEO membutuhkan waktu setidaknya minimal 1,5 bulan. Paling lama mungkin 4 bulan.

Jadi ngeblog itu memang harus sabar dan qana'ah (menerima segala sesuatu dengan lapang dada). Itu hanya satu percobaan (ngetest) untuk materi SEO, untuk persoalan menghasilkan uang dari ngeblog saya nggak memikirkan ke arah situ. Yang penting bisa nulis, itu sudah cukup bagi saya.

#10. Jarang Update Tulisan

Tulisan, posting, konten atau artikel web blog itu harus di tulis secara konsisten. Jika tidak maka ranking SERPs akan jatuh, tentu itu nggak baik buat blog kita pribadi dimasa depan.

Setidaknya posting barang 3 artikel per minggu. Itu pun sudah cukup bagus. Apalagi tiap2 dari artikel tersebut memang berkualitas, saya yakin ranking SERPs-nya meningkat tajam secara drastis.

#11. Ngeblog itu Mudah

Mudah? Nggak, sama sekali nggak mudah. Kalau mau yang instan, silahkan beli artikel, beli template, edit template sana-sini menggunakan jasa desainer template, dan sebagainya yang dikategorikan penunjang aktifitas ngeblog.

Banyak menghabiskan uang, kan?

Untuk menghemat itu semua maka ngeblog itu harus dipelajari. Bukan sebulan tapi berbulan2 bahkan ada yang sampai bertahun2.

Saya sudah melewati fase ini, saya membutuhkan waktu 4 bulan untuk bisa benar2 memahami SEO dan penulisan konten berkualitas. Itu pun saya sudah hampir geger otak.

Baca Juga: Pengertian dan Perbedaan Blogger, Youtubers, dan Vlogger.

#12. Background Hitam, Font Berwarna Putih

"Sakit mata, woy!" begitulah isi hati dari para pembaca ketika pertama sekali membuka web blog kalian. Usahakan untuk tidak menggunakan template dengan background hitam tapi warna hurufnya putih. Jangan!

Template yang baik itu adalah template User-Friendly yakni bersahabat dengan para pembaca. Background putih, tulisan berwarna hitam serta Fast-Loading, Mobile-Friendly dan Responsive. Ini baru bagus untuk User Experience pembaca yang mengunjungi blog kita. Besok2 pasti berkunjung lagi kalo artikelnya juga bagus.

Hanya itu saja beberapa kesalahan yang sering dilakukan oleh blogger pemula. Jika dirasa punya pengalaman yang berkaitan dengan tulisan diatas, mungkin bisa di share di kolom komentar yang telah disediakan.

Nb: Pembaharuan konten yang telah dihapus, April 2016.*

Labels: Desain Blogger, Tips Blogging

Thanks for reading 7+ Kesalahan Blogger Pemula: Hapus Credit LINK Template. Please share this article.
1 Komentar untuk "7+ Kesalahan Blogger Pemula: Hapus Credit LINK Template"

Poatingannya keren. Ikutan berlangganan ya, Mas....

Situs sedang dalam masa pengembangan; banyak gambar yang error. Jika ada yang ingin ditanyakan, jangan ragu bertanya. OOT? Siyap!

SEO Kraken Premium Blogger Template