Perbedaan Google AdSense Hosted dan Non-Hosted

Note: Blog ini sedang dalam masa pengembangan, baik dari segi SEO maupun artikel. Mohon maaf apabila gambar tidak tersedia untuk saat ini, - 10 Februari 2018.
Perbedaan Google AdSense Hosted dan Non-Hosted

Apa perbedaan akun Google AdSense Hosted dengan Non-Hosted di web blog, situs atau website?

Perlu diketahui, pada artikel Fakta tentang Google AdSense, saya mengulas sedikit terkait jenis akun Google AdSense dan bisa dikatakan, posting ini adalah kelanjutan dari artikel tersebut.

Di program periklanan Google AdSense milik Google ini, kita akan mengenal istilah Hosted dan Non-Hosted.

Layaknya sebuah kabel LAN, setiap kabelnya tentu punya fungsi dan kegunaannya masing-masing. Begitu juga dengan Hosted dan Non Hosted yang mempunyai perbedaan.

Baca Juga: Jenis-Jenis Unit Iklan Google AdSense Youtube

Perbedaan Google AdSense Hosted dan Non-Hosted


Google AdSense Hosted

Hosted adalah jenis akun yang masih berhubungan langsung dengan web mitra host Google AdSense, artinya masih ada campur tangan dari pihak ketiga.

Pendaftarannya pun dilakukan melalui blog gratisan (Blogspot.com) dan YouTube.com. Beberapa ciri-ciri akun Google AdSense Hosted ialah:

  1. Unit iklan hanya bisa dipasangkan di Blogspot dan YouTube
  2. Unit iklan tidak bisa dipasang di web blog domain TLD seperti [dot]com, [dot]net, [dot]id dan lainnya
  3. Pendaftaran melalui Hosted mudah diterima karena hanya perlu melewati satu proses kualifikasi

Berdasarkan berbagai informasi yang ada, penghasilan dari akun Google AdSense jenis Hosted dibagi 40:60. Artinya 60% untuk kita sedangkan 40% lagi untuk web mitra host.

Perbedaan Google AdSense Hosted dan Non-Hosted


Google AdSense Non Hosted

Sedangkan Non Hosted adalah suatu jenis akun AdSense yang tidak berkaitan dengan web mitra host Google AdSense, artinya tidak ada campur tangan dari pihak ketiga sama sekali.

Untuk mendapatkan jenis akun AdSense seperti Non-Hosted ini, kita harus mendaftarkan web blog yang sudah di Custom Domain seperti .Net, .Id, .Com dll.

Proses kualifikasinya tergolong sulit karena harus melewati 2 kali proses serta memakan waktu yang agak sedikit lama ketimbang akun Hosted; atau lebih cepat dari itu.

Meski pun demikian, penghasilannya terbayarkan secara maksimal sampai 100%. Nggak kurang dan nggak lebih dari itu.

Keuntungan mempunyai akun Google AdSense Non-Hosted adalah unit iklan dari akun tersebut bisa dipasangkan di banyak web blog, situs atau website dalam satu waktu.

Apalagi unit iklannya bisa dikaitkan dengan Google AdSense YouTube. Itu semua bisa dilakukan, tentunya setelah melakukan Otorisasi Situs pada Dashboard AdSense.

Tujuannya agar semua penghasilan masuk ke "Rekening" dan tercatat dengan baik di laman Dashboard.

Sebenarnya, walau pun pada akhirnya pendaftaran yang kita ajukan tetap di tolak, Anda masih bisa mengikuti Program Periklanan Joint Venture Google AdSense.

Labels: Google AdSense

Thanks for reading Perbedaan Google AdSense Hosted dan Non-Hosted. Semoga berguna, Gan!

3 Komentar untuk "Perbedaan Google AdSense Hosted dan Non-Hosted"

halo ms saya punya akun adsense youtube, tp kalau saya mengajukan permohonan menggunakan untuk blog top level domain apa masih bisa di terima?

Mohon penjelasannya ms, terima kasih>

Balas di email ms anggunprasetiyono@gmail.com

Akun AdSense YouTube (Hosted) tapi di upgrade melalui blog ke Non Hosted? Jujur saya belum pernah nyoba.

Coba saja.

Gunakan anonymous kalau tidak punya Google+ Account.

Back To Top